Goa Gajah Ubud GIanyar

Obyek wisata di Bali, tidak hanya dikenal oleh wisatawan dengan pantai dreamland, maupun menonton pertunjukan tari kecak di pura Uluwatu. Salah satu obyek wisata Bali menarik lainnya, yang ramai di kunjungi wisatawan saat berlibur di Bali adalah objek wisata Goa Gajah di Ubud.

Objek pariwisata ini, hampir setiap hari ramai mendapat kunjungan dari para wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan Indonesia. Karena objek wisata ini banyak mendapatkan minat dari wisatawan. Maka banyak penyedia jasa paket Bali tour murah, memasukan objek wisata ini dalam jadwal tour mereka.

Sejarah Nama

Diduga kata Goa Gajah berasal dari kata “ Lwa Gajah”. Pada lontar Negarakertagama yang disusun oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365 M, terdapat nama “Lwa Gajah”. Jika diartikan, ke bahasa Indonesia, maka kata “ Lwa “ berarti sungai dan Gajah yang berarti wihara tempat pemujaan para Bhiksu umat beragama Budha. Maka nama kata “ Lwa Gajah” dapat diartikan sebagai tempat pertapaan para Bhiksu umat beragama Budha yang lokasinya berada di tepi sungai.

Daya Tarik Goa Gajah

https://cdn.rentalmobilbali.net/wp-content/uploads/2012/03/Goa-Gajah-Ubud-Bali.jpg

Dari areal parkir menuju lokasi pertapaan, wisatawan harus menuruni anak tangga. Tempat ini dikelilingi pepohonan hijau yang rindang, sehingga suasananya sangat sejuk dan asri. Menurut petugas yang menjaga obyek wisata ini, pepohonan tersebut sudah berusia ratusan tahun.

Komplek objek wisata Goa Gajah Ubud secara keseluruhan dapat dilihat dari tangga. Pada saat anda sampai di area bawah setelah menuruni anak tangga, akan terdengar gemericik suara air yang mengalir dari pancuran arca. Bebatuan bekas bangunan yang dulunya hancur akibat gempa, juga ditemukan di sekitar pancuran. Sedangkan Goa Gajah Giayar sendiri, letaknya tidak jauh dari pancuran arca tersebut.

Pintu masuk melalui mulut goa hanya cukup untuk 1 orang. Diluarnya terdapat ukiran dan 2 patung penjaga. Bagian dalam goa berbentuk huruf T, dengan tinggi sekitar 2 meter dan lebar 2 meter. Bagian kiri dan kanan lorong juga terdapat ceruk yang  mungkin pada jaman dahulu adalah tempat bertapa. Namun sekarang wisatawan dapat duduk maupun berbaring disana. Pada ujung barat lorong terdapat Arca Ganesha dan ujung timur lorong terdapat 3 lingga.

Selain itu di sekitar areal goa, juga terdapat patung petirtaan dengan tujuh patung widyadara–widyadari yang sedang memegang air suci. Total patungnya ada tujuh, yang merupakan symbol dari tujuh sungai di India, tempat kelahiran agama Hindu dan Budha.